foto: istock.com Momen tes akhir semester atau UAS sepertinya memang menjadi momok bagi sebagian mahasiswa. Tak jarang saking sulit dan banyaknya tugas yang diberikan dosen memancing mereka untuk sambat dan pansos di laman media sosial. Kita tentu sering mendapati mereka (mahasiswa) berujar "tugasnya berat banget, pengen nikah aja", "semester 5 gini amat", atau quotes-quotes sejenisnya yang seakan menunjukkan beratnya tugas yang dikerjakan. Kalo dipikir-pikir lucu juga, bagaimana bisa mahasiswa membebankan tugas pada hal yang sama sekali tidak memecahkan masalah mereka. Dalam artian gini, apakah ketika dia menikah ujug-ujug, mak bedunduk, simsalabim tugas mereka langsung kelar? Atau seandainya dia menikah betulan apakah dosen seketika langsung menarik tugas yang sudah diberikan? Nihil, mau nikah atau tidak, sebagai mahasiswa seharusnya ia tahu konsekuensi dari pilihannya, dong? Bahkan hal ini saya temui hampir di seluruh tingkatan, entah itu semester awal yang not...
Catatan Kusam untuk Jejak Digital